Kenapa sedih? Aku nggak kemana-mana

to you my light.

“Ayo jalan-jalan ke pantai sambil nge-vlog!”

“Ayo nongkrong di kafe!

“Ayo nulis lagu yang banyakk bareng!”

“Ajarin aku nari dong!”

“Ayo jalan-jalan malam naik mobil, keliling kota, lihat bintang.”

“Ayo karaoke!”

“Makan yuk!”

“Ayo nonton konser!”

“Iya, ayo. Ayo, kita lakukan semuanya bersama-sama, sayangku.”

Beberapa bulan kemudian

“Aku pulang agak malam ya, tapi jangan tidur. Aku sedih, pengen cerita sesuatu.”

“Eh? Jangan sedih ya, nanti aku tunggu kamu pulang.”

“Ada apa?”

“Sepertinya, beberapa minggu lagi kita udah nggak bisa ketemu sering…”

“Kenapa?”

“Aku harus pergi. Dua tahun lama sekali ya?

Kamu inget nggak, kenapa aku selalu menuruti semua keinginanmu waktu itu, mulai dari nge-vlog di pantai, karaoke, nonton konser, nulis lagu, lihat bintang? Supaya kenanganmu bersamaku selalu ada, selalu menemanimu saat kamu mulai merasakan kekosonganku. Aku sengaja melakukan itu semua bersamamu sampai-sampai aku nggak ada waktu ketemu keluargaku, hehe.

Aku sedih, kamu sedih, tapi ini sesuatu yang nggak bisa dihindari. Cepat atau lambat, aku harus segera menyelesaikan tugas ini dan sekarang adalah saatnya. Kamu milikku, apapun yang terjadi. Aku akan kembali, cepet kok! Kamu tutup mata deh, nanti waktu kamu buka matamu, pasti aku udah ada disampingmu lagi.

Maaf ya, aku nggak bisa memenuhi semua keinginanmu. Maaf, aku nggak bisa jalan-jalan bareng kamu selama 2 tahun ke depan. Maaf, aku nggak bisa ambil kesedihan ini darimu.

Aku tau kamu sedih, maaf. Tapi jangan ninggalin aku ya? Kalau kamu nyuruh aku buat berhenti menemuimu, aku akan tetap menemuimu terus sampai kapanpun! Jangan terlalu sedih ya. Masih ada sisa hari kan? Nanti kita habiskan waktu bareng terus ya, kita dengerin lagu-lagu, nonton video, film, pokoknya harus seneng-seneng, apapun yang bikin kitaㅡkamuㅡseneng. Dan, ketika aku udah nggak di sini, kamu bisa nonton ulang semua vlog yang aku buat bareng kamu, dengerin semua lagu-laguku yang aku rekam buat kamu supaya tidurmu nyenyak. Aku udah kasih list makanan favoritku buat kamu, nanti kamu bisa pesen kalau kamu kangen aku dan saat kamu makan, seolah-olah kamu lagi makan bareng aku, oke?

Nanti, waktu aku sudah balik, kita bisa lakukan semuanya lagi. Bersama-sama, hanya kita berdua. Tanpa ada gangguan. Kamu boleh minta yang aneh-aneh ke aku, misalnya ngonser 24 jam, hehehehehe.”

“If you’re happy to wait, then it’s love.”

The sun rises for you, the river flows for you, even the stars shine for you. I love you, my light.

March 26, 2021.

--

--

Writing whatever and whoever stays in mind karena ada banyak hal yang tidak kelihatan dan nilainya lebih penting daripada yang kelihatan.

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store